26 Feb 2012
Medamba Kepolisian "Ganteng"
Jagat dunia maya sedang dihebohkan oleh fenomena polisi ganteng di beberapa hari terakhir. Polisi berwajah tampan itu mendadak jadi artis setelah fotonya beredar melalui jejaring twitter. Dialah Bripda Saeful Bachri, polisi yang saat ini sedang bertugas di Mapolrestabe Bandung Jalan Merdeka.
Akhirnya media-media cetak dan elektonik pun ramai-ramai untuk memberitakannya. Sontan saja, dalam sekejap Bripda Saeful pun menjadi tenar, menyangi ketenaran Angelina Sondack maupun Nazzarudin.
Ia langsung dikagumi oleh khalayak banyak, khususnya kaum hawa, bahkan artis kenamaan Sherina sebagaimana dalam pemberitaan meminta ditilang olehnya.
Beberapa waktu silam tentu kita masih ingat dengan aksi nyentrik Briptu Norman Kamaru, lewat aksi Lipsincnya tersebut ia pun mampu menyita prihatian publik sehingga memberi gambaran pada masyarakat bahwa Polisi memang tak seharusnya tampak menyeramkan.
Namun tentu saja hal itu tidak cukup untuk memperbaiki citra kepolisian yang sudah terlanjur mempunyai image negatif di tengah-tengah masyarakat. Sudah saatnya kepolisian untuk melakukan pembenahan menyeluruh di dalam tubuhnya. Sudah cukup banyak penilaian negatif prespektif masyarakat tentang institusi penegak hukum yang satu ini. Mulai dari kasus korupsi dan suap, penyalahgunaan wewenang, tindakan diskriminatif, penanganan kasus terorisme, dsb.
Menurut hemat penulis, yang perlu diperhatikan ialah:
Diposting oleh
Havermut
8 Feb 2012
Pelurusan Berita Bohong oleh Pimpinan MTA (Majelis Tafsir Al-Qur'an)
Ibarat peribahasa menyatakan bahwa tidak ada asap kalau tidak ada api, begitu juga dengan kejadian demo di pengajian akbar MTA Kudus, bahwa tidak ada demo kalau tidak ada selebaran fitnah. Lantas di mana datangnya api atau selebaran fitnah tersebut ? Alhamdulillah berkat pertolongan Allah Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina telah mendapatkan siapa tokoh dibalik fitnah tentang MTA tersebut. Beliau adalah seorang Kyai yang juga berprofesi sebagai dosen yang ketika mengisi suatu pengajian menyampaikan kepada peserta pengajian tentang apa yang beliau ketahui tentang MTA dari sumber yang tidak jelas atau bisa dibilang dari katanya dan katanya.
Maka dari itu dalam pengajian ahad pagi 29 jan 2012 dibeberkan rekaman dari seorang kiyai tersebut agar para peserta dan umat Islam di mana saja mengetahui dari mana asal usul terjadinya fitnah yang menimbulkan demontrasi tersebut. Di dalam rekaman tersbut jelas sekali bahwa kyai tersebut mengatakan MTA menghalalkan Anjing dan bahkan telah mempraktekkan dengan menjual sate anjing yang penjualnya orang-orang berjilbab. Dalam rekaman tersebut juga dikatakan bahwa statemen Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina menyatakan bahwa tahlilan lebih besar dosanya daripada berzina ….Na’udzubillahi mindzalik…
Bagi umat Islam di manapun yang mau mendalami syariatnya sendiri tentu tidak mudah begitu saja percaya dengan apa yang disampaikan kiyai tersebut dan sebagaimana perintah Allah dalam Al-qur’an bahwa kita harus melakukan tabayun atau klarifikasi tentang kebenarannya sebelum kita mengatakan kepada orang lain. Allah berfirman , Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. [QS.49:6].
Jikalau kyai tersebut mau mengamalkan ayat tersebut dengan melakukan klarifikasi ke MTA, maka tidak akan timbul fitnah yang akhirnya bisa menimbulkan kebencian termasuk timbulnya demo menentang MTA. Padahal kalau kita tahu bahwa penyebar berita bohong itu bukan masalah sepele di hadapan Allah, tetapi masalah yg besar di sisi Allah, maka kita tidak akan sekali-kali menyampaikan berita bohong apalagi terhadap saudaranya sendiri sesama umat Islam, sebagaimana Allah katakan, (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. [QS.24:15]
Diposting oleh
Havermut
2 Feb 2012
Kyai Marzuki Mustamar Provokator Pemecah Ukhuwah Islamiyah
Video rekaman suara Pengajian Umum dalam rangka Al-Haflatul Kubro PP Bahrul 'Ulum Tambakberas Jombang diatas membuktikan bahwa Kyai Marzuki Mustamar salah satu pimpinan pondok pesantren di malang jawa timur benar-benar berkata dusta dan fitnah.Kyai tersebut menjelek-jelekan Lembaga Daqwah disolo yaitu MTA (Majelis Tafsir Al-Qur'an).Dan dari statemen kyai tersebut membuat Pengukuhan Perwakilan MTA dikudus pada hari sabtu 28/01/2012 tepatnya digedung Ngasirah yang dihadiri oleh salah satu ketua MUI pusat KH.Kholil Ridwan,Lc tersebut didemo oleh Warga yang terprovokasi oleh statemen kyai tersebut.Dan dimedia seperti Metro Tv,TransTV,TVRI dan media cetak seperti Kedaulatan rakyat,Meteor,Radar Kudus dikabarkan dibubarkan paksa dan pendemo berjumlah ratusan orang.Padalah pendemo yang mengaku partisan dari organisasi NU (Nahdlatul Ulama) seperti IPNU-IPPNU,PMII,BANSER,GP Ansor,dan Fatayat itu hanya berjumlah sekitar 20 orang dan acara tersebut tidak dibubarkan paksa tapi acara selesai tanpa dibubarkan paksa.Pendemo dan perkataan kyai tersebut seperti dalam firman Allah SWT;
"Maka di antara mereka (orang-orang yang dengki itu), ada orang-orang yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada orang-orang yang menghalangi (manusia) dari beriman kepadanya. Dan cukuplah (bagi mereka) Jahannam yang menyala-nyala apinya".QS.[4:55]
Apabila dikatakan kepada mereka : “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu".QS[4:61]
Diposting oleh
Havermut
Langganan:
Postingan (Atom)
